Berita


User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) untuk cabang olahraga renang di tingkat Kota Tarakan rampung dilaksanakan kemarin. Empat nama atlet putra dan putri sudah masuk dalam catatan yang akan mewakili Kota Tarakan di tingkat provinsi yang rencananya akan dilaksanakan pada Juli mendatang di Tarakan.

Pelaksanaan seleksi ini terbilang ketat sebab beberapa atlet dari dua klub ternama yakni Tirta Sakti Swiming Club dan Yus Swimming Club memiliki masing-masing perwakilan baik tingkat SD dan SMP.
Ada empat kelas tanding yang dipertandingkan dalam seleksi ini, yakni gaya bebas 50 meter, gaya kupu-kupu 50 meter, gaya punggung 50 meter dan gaya dada 50 meter.

Dari hasil seleksi tersebut, sudah terpilih figur yang akan berlaga di tingkat provinsi, salah satunya adik kandung peraih dua emas PON Jawa Barat Angel Gabriella Yus, yakni Sefanya, dari SMPN 2,  yang menjadi satu-satunya atlet putri tingkat SMP yang lolos di putaran tingkat Kota Tarakan bersama satu rekan putranya, Nouval dari SMPN 1. keduanya diketahui berasal dari klub yang sama, Yus Smimming Club. 
Dalam kejuaraan kali ini, Sefanya menjelaskan untuk limit yang diperolehnya kali ini lebih baik dari waktu ia masih duduk di bangku SD. Dirinya pun menargetkan bakal meningkatkan limit waktu. "Intinya bisa lebih baik lagi karena target bisa mewakili Kaltara di tingkat nasional agar bisa mengalahkan rekor kakak saya," bebernya usai tanding pagi kemarin (7/5).

Jelang melanjutkan laga di putaran provinsi, pelatih Yus Swimming Club Mansur mengatakan, porsi latihan akan ditambah. Di sisi lain atlet tingkat SD cilik potensial milik Kota Tarakan yakni Samuel Maxson dari SD Indo Tionghoa, yang merupakan binaan klub Tirta Sakti dan atlet putri, Aurel, yang juga binaan Tirta Sakti yang juga akan mewakili Tarakan di O2SN tingkat provinsi, bakal digembleng mulai dari fisik hingga tekniknya oleh sang pelatih, Puji Patmono. "Sementara untuk pemusatan latihan kami masih menunggu dinas terkait untuk hal ini, setelah itu barulah program latihan akan kami terapkan apakah porsi latihan akan ditambah atau tidak karena dua atlet ini terbilang berpeluang di provinsi maupun tingkat nasional,"kata pelatih yang kerap disapa Pakde ini kepada media ini.
Rampungkan Cabor Atletik

Sementara itu, cabang olahraga atletik kemarin juga melaksanakan seleksi untuk mendapatkan siswa dan atlet terbaik untuk melaju ke putaran tingkat Provinsi Kaltara. Dikatakan Sekertaris Pelaksana O2SN tingkat SMP dan SD tingkat Tarakan Moh. Ahyar, untuk tingkat SMP di cabor atletik ini memperlombakan tiga nomor yakni lompat jauh, tolak peluru, dan lari 100 meter untuk putra dan putri. sedangkan di tingkat SD ada 4 nomor tanding, yakni lempar torpedo, lari formula, lompat katak, dan lari 100 meter. “Untuk hasilnya akan kita lihat dari yang terbaik karena satu orang atlet wajib menguasai beberapa nomor tanding ini, baik dari putra maupun putri," jelasnya kepada Radar Tarakan, saat meninjau pelaksanaan seleksi di Stadion Datu Adil kemarin.
Sebanyak 49 sekolah tingkat SD ikut dalam penyelesian ini, sedangkan tingkat SMP kurang lebih 12 sekolah. "Sementara ini kami masih menunggu laporan dari masing-masing wasit terkait dengan pelaksanaan,” tuturnya.
Selain pelaksanaan seleksi ini, dalam rangkaian O2SN juga dibarengi dengan kegiatan seni. Untuk penutupan seluruh rangkaian O2SN bakal dilaksanakan pada Rabu besok sekaligus pengumuman nama-nama yang akan mewakili Kota Tarakan di putaran tingkat provinsi. 


Previous Next

User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive

TANJUNG SELOR –Sebuah turnamen olahraga yang mempertandingkan beberapa cabang olahraga akan digelar oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Utara (Kaltara), dalam waktu dekat ini.

Turnamen olahraga bertajuk “Gubernur Kaltara Open 2017” bakal dilaksanakan di Tanjung Selor pada 17 hingga 20 Desember mendatang ini. Untuk persiapan pelaksanaan turnamen yang direncanakan mempertandingkan 13 cabang olahraga ini, Selasa (12/12) digelar rapat pemantapan di Sekretariat KONI Kaltara.

Ada beberapa hal dibahas dalam rapat tersebut. Di antaranya mengenai kesiapan venue, perangkat pertandingan hingga sarana dan prasarana untuk pelaksanaan turnamen nanti. “Untuk venue ada beberapa alternatif tempat yang akan digunakan. Yaitu di Lapangan Ahmad Yani, Gedung Tenis Indoor Anggun, Stadion Andi Tjatjo, serta Gedung Bulutangkis Handal,” ungkap Abdul Wahab, Wakil Ketua KONI Bidang Pembinaan Atlet saat memimpin rapat.

Turnamen ini, lanjutnya, akan diikuti seluruh atlet se-Kaltara. Yang nantinya dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), maupun ijazah. “Sebagai tindak lanjut dari rapat ini, dari KONI Provinsi nanti akan menyurati KONI kabupaten dan kota agar mengirimkan atlet-atletnya. Termasuk akan kita sampaikan cabang olahraga apa saja yang dipertandingkan,” timpal Wiyono Adie, Sekretaris KONI Kaltara yang hadir dalam rapat tersebut.

Untuk diketahui, beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain, bola voli, tenis lapangan, catur, panjat tebing, tenis meja, bulutangkis, pencak silat, kempo, atletik, futsal, basket, taekwondo dan karate.

Di tempat sama, Kepala Biro (Karo) Humas dan Protokol Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara Muhammad Mursid yang mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, memberikan dukungan untuk terlaksananya turnamen ini. Dirinya berharap turnamen yang membawa nama Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie ini bisa berjalan sukses, dan bisa mencapai tujuan utama. Yaitu mencari bibit-bibit atlet dari Kaltara yang dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan atau turnamen di tingkat lebih tinggi lagi.(humas)


User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Pelaksanaan kejuaraan daerah Race Boat Kapolda Cup I berlangsung seru. beberapa pembalap lokal Kaltara bersaing ketat dengan beberapa pembalap luar Kalimantan Utara yang sengaja diundang untuk meramaikan kejuaraan perdana tersebut, diketahui pembalap Kaltara berkaloborasi dengan beberapa pembalap dari Banjarmasin, Berau bahkan Kutai Kartanegara, meski sempat terjadi kecelakaan namun semua dapat teratasi.

Wakapolda Kalimantan Utara Kombes Pol Drs. Zainal Arifin Paliwang yang juga sebagai ketua panitia pelaksanaan Race Boat Kapolda Cup I mengatakan, kejuaraan perdana ini akhirnya rampung dengan hasil yang sportif tanpa adanya keluhan atau aduan dari masing-masing peserta. “Alhamdulillah semua terlaksana dengan baik semua persiapan juga sudah terlaksana dengan baik alhasil bisa terlihat dengan hasil yang optimal dalam pelaksanaan kejuaraan kali pertama yang digarap oleh Polda Kalimantan Utara,” pungkasnya kepada media ini.

Dikarenakan balapan spedboat memiliki risiko yang sangat tinggi dalam kejuaraan kemarin sempat terjadi beberapa insiden seperti terbaiknya speedboat namun dengan kecermatan tim dan panitia pelaksanaan tidak didapati hal yang serius dalam pelaksanaan balap khsus spedboat tersebut. “Memang ada musibah karena pembalap gagal mengendalikan speedboat-nya namun semua pembalap selamat, saya juga sangat bangga dengan masyarakat Kalimantan Utara dan juga peserta yang sudah menanamkan jiwa sportivitas dalam kejuaraan kali ini,” tambahnya.

Pada race final kemarin sore (13/5), seluruh pembalap bersaing ketat di lintasan hal ini terlihat dengan adanya beberapa perubahan posisi pada lab-lab tertentu. Alhasil dari 61 lebih peserta diketahui hanya diambil enam juara, untuk dipodium pertama diambil oleh nomor race 10 yakni Syahrian dan Saleh, dipodium kedua Ramli Dion dan Ardianto dengan nomor race 24, di posisi ketiga Armin dan Ces dengan nomor race 40, posisi keempat Akmal dan Juandi dengan nomor race 27 sedangkan posisi lima diambil oleh Ahmad dan Ibrahim dengan nomor race 28 dan posisi terakhir diambil oleh Amal dan Cs.

Wakapolda Kaltara juga mengevaluasi dalam pelaksanaan ini karena masih ada beberapa kesalah dalam pelaksanaannya namun dalam agenda berikutnya akan lebih dimaksimalkan dalam segi persiapan. “Karena ini merupakan agenda perdana sehingga nantinya kegiatan berikutnya akan lebih ditingkatkan,” jelasnya.

Dikarenakan kegiatan kejuaraan race boat kemarin merupakan agenda I sehingga Polda Kalimantan Utara akan menjadikannya agenda rutin setiap tahunnya untuk para pecinta balap speedboat yang ada di Kalimantan Utara. “Animo sudah sangat banyak untuk balapan kali ini sehingga karena ini Kapolda Cup I, tahun yang akan datang kami memastikan akan ada kegiatan serupa yakni Kapolda Cup II,” lanjutnya.

Wakil Gubernur Kalimantan Utara H. Udin Hianggio yang juga menyaksikan balap speedboat kemarin mengacungi jempol agenda yang dilaksanakan oleh Polda Kalimantan Utara. Meski baru di Kalimantan Utara sudah dapat mengembangkan olahraga prestasi dan olahraga masyarakat di Kalimantan Utara. “Beberapa waktu lalu liga voli sudah dilaksanakan di Kabupaten Bulungan, saat ini Polda Kaltara kembali melaksanakan kegiatan yang sifatnya bermasyarakat sehingga kami sebagai pemerintah Kalimantan Utara sangat mendukung,” kata dia.


Previous Next

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

PALANGKA RAYA –Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Provinsi (Setprov) Kalimantan Utara (Kaltara) H Syaiful Herman mengatakan, 30 persen dana desa dapat digunakan untuk  pembangunan saran olahraga di pedesaan. Hal ini diungkapkannya, saat mewakili Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menghadiri acara Pameran Produk Unggulan Daerah di Temanggung Tilung, Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Minggu (19/11) lalu.

Syaiful mengatakan, kebijakan tersebut diputuskan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo, melalui sebuah rapat terbatas. “Meski demikian, Menteri Desa-PDTT, mengingatkan agar penggunaan dana desa untuk sarana olahraga itu berdasarkan hasil musyawarah. Anggaran yang digelontorkan untuk dana desa pada 2018, hampir sama dengan anggaran 2017 yakni sekitar Rp 60 triliun atau setiap desa mendapatkan dana sebesar Rp 800 juta,” ujar Syaiful.

Selain itu, lanjut Syaiful, mulai Januari 2018, pemerintah menetapkan pola baru dalam pemanfaatan dana desa se-Indonesia, yakni alokasinya bakal difokuskan ke sektor padat karya. “Insya Allah dimulai Januari 2018 semua (dana desa) difokuskan kepada padat karya atau yang benar-benar bermanfaat bagi rakyat di desa,” kata Syaiful.

Salah satu contoh padat karya adalah proyek infrastruktur. Proyek itu akan dikerjakan secara swakelola. Pekerja proyek diserap dari warga setempat. Dengan demikian, kata Syaiful dana desa tidak hanya digunakan untuk membeli bahan material infrastruktur saja, melainkan juga untuk membayar honor pekerja. “Dan sesuai arahan Menteri Desa-PDTT ini akan difokuskan kepada (desa yang ada di) 100 kabupaten dan dilakukan bersama-sama dengan (program) kementerian dan lembaga, termasuk kabupaten dan kota di Kaltara," jelas Syaiful.

Selain infrastruktur, sektor padat karya lain yang disasar pola baru dana desa yakni, pemberian makanan tambahan dan pelayanan bagi masyarakat. “Jadi, padat karya ini bukan hanya melingkupi infrastruktur atau sarana prasarana saja. Tapi juga masuk ke pelayanan masyarakat,” sebut Syaiful.

Selain itu, kata Syaiful, Menteri Desa-PDTT terus menekankan supaya dana desa dikelola dengan cara swakelola. Hal tersebut semata-mata demi pembukaan lapangan kerja, sekaligus meningkan kesejahteraan serta daya beli masyarakat. “Dana desa sebagian besar digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana di desa, yang mencapai 81 persen, pemberdayaan masyarakat sebanyak 7 persen. Pemenuhan kebutuhan dasar sebanyak 5 persen dan lainnya,” tutupnya.(humas)


Accordion Menu

Newsletter Subscribe

© 2019 Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Utara, by DISPORA